Memancing adalah sesuatu pekerjaan yang tidak pernah menarik perhatian ku. Aku pikir ini pekerjaan orang malas, menunggu sepanjang hari hanya untuk beberapa ekor ikan.
Aku sering membeli ikan segar ditempat pelelangan ikan di pantai Kamal Jakarta, disana aku sering melihat pemancing membeli beberapa ekor ikan, mungkin karena tidak berhasil mendapatkan ikan untuk dibawa pulang setelah sepanjang hari memancing.
Dekat rumahku ada beberapa kolam pemeliharaan ikan yang sudah tidak digunakan oleh pemiliknya, lalu ada beberapa orang yang gemar memancing patungan membeli beberapa puluh ekor ikan dan dilepaskan pada kolam tersebut. Kemudian orang-orang yang ikut patungan memancing dikolam tersebut. Mereka saling belomba untuk mendapat ikan yang terbanyak.
Memancing adalah salah satu cara untuk mendapatkan ikan, dari cerita tersebut diatas nampaknya fungsi memancing sudah bergeser, dimana ikan-ikan tersebut sudah didapat, kemudian dilepas lagi lagi dan ditangkap lagi dengan cara dipancing.
Ini yang terjadi hampir diseluruh tempat pemancingan ikan, malah ada yang dilombakan dengan target siapa yang terbanyak atau terbesar mendapat ikan. Ada pula beberapa tempat pemancingan ikan yang menjadi ajang perjudian.
Sekarang apa yang terjadi pada dunia pemancingan, adalah sudah menjadi ajang bisnis yang menjanjikan, dari mulai bisnis tempat pemancingan, alat pancing dan lainnya. Perputaran uang disini cukup besar, pada pelombaan memancing orang rela mengeluarkan uang antara 100 s/d 500.000 untuk sekali pancing dan berharap mendapatkan hadiah sampai puluhan juta rupiah.